Oleh: muda99 | 01/05/2010

IDOLA SEJATI, IDOLA DIATAS IDOLA

Rasulullah wajahnya cerah bagaikan rembulan dimalam purnama. Beliau lebih tinggi dari orang yang pendek dan lebih pendek dari orang yang tinggi. beliau berjiwa pelindung. Rambutnya bergelombang. Apabila beliau menyisir rambutnya, maka dibelahlah dua. Bila tidak, maka ujung rambutnya tidak melampaui daun telinga. Rambutnya disisir dengan rapi sehingga tampak bersih. Dahinya lebar, alisnya melengkung bagai 2 bulan sabit yang terpisah. Diantara keduanya terdapat urat yang tampak kemerahan ketika marah. Hidungnya mancung, dipuncaknya ada cahaya yang memancar, hingga orang yang tak mengamati akan mengira puncak hidungnya lebih mancung. Janggut tebal, kedua pipi mulus, mulut lebar serasi dengan bentuk wajah, gigi agak jarang dan teratur rapi. Bulu dadanya halus, lehernya mulus dan tegak bagaikan leher kendi. Bentuk tubuhnya sedang-sedang saja, jarak antara kedua bahunya lebar dengan tulang persendiannya besar. Badannya yang tidak ditumbuhi bulu tampak bersih dan bercahaya. Dari pangkal  leher hingga pusat tumbuh bulu tebal bagaikan garis. Kedua dada dan perutnya bersih. Kedua hasta, bahu, dan dada bagian  atas berbulu halus, kedua ruas tulang tangannya panjang, telapak  tangannya lebar. Kedua telapak tangan dan kakinya tebal, jeraminya  panjang, lekukan telapak kakinya tidak menempel ditanah. Kedua kakinya licin sehingga air pun tidak menempel. Bila ia berjalan, kakinya diangkat dengan tegap. Ia melangkah dengan mantap dan berjalan dengan sopan. Jalannya cepat, seakan beliau turun ketempat yang renda. Pupil mata Rasulullah hitam pekat dan berbulu mata lentik. Kulit putih kemerah-merahan. Beliau selalu bersikap lemah lembut dan ramah pada siapa pun. Bila Rasulullah menoleh pada seseorang maka beliau memalingkan seluruh badannya. Pandangan matanya terarah kebawah sehingga pandangannya pada bumi lebih lama dari pandangannya kelangit. Pandangannya penuh makna. Jika ada sahabat yang berjalan maka beliau berjalan dibelakangnya dan jika berpaspasan maka beliau menyapa dengan salam.

(Diriwayatkan oleh  Sufyan bin Waki’ dari Jami’ bin Umari bin Abdurrahman Al ‘Ajali, dari warga Bani Thamim bernama Aba’ Abdullah dari Hind putra Abi Halah, yang bersumber dari Hasan bin Ali r.a)

Tentang Idola kita dari Syeikh Dr. Ramadhan Al Buthi

  • Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan khususnya dibulan ramadhan
  • Orang yang paling baik akhlak dan sosok tubuhnya. Orang yang paling lembut telapak tangannya dan yang paling harum baunya.
  • Orang yang paling baik pergaulannya dan paling takut Allah
  • Tidak pernah marah atau mendendam karena dirinya. Beliau marah hanya karena larangan-larangan Allah dilanggar. Tak ada sesuatupun yang dapat mencegah kemarahannya karena Allah ini hingga kebenaran menjadi pihak yang menang
  • Akhlaknya adalah Al Qur’an
  • Beliau adalah orang yang tawadhu’
  • Memenuhi kebutuhan keluarganya dan merendahkan sayapnya untuk orang-orang lemah
  • Orang yang paling pemalu
  • Tidak pernah mencela makanan sama sekali. Jika menyukai suatu makanan maka ia akan memakannya dan jika tidak menyukai maka ia akan meninggalkannya. Tidak pernah makan sambil bersandar (leyeh). Juga tidak pernah makan dimeja makan (karena meja pada zaman itu adalah barang mahal. Sebagaian besar orang arab tidak mampu membelinya karena harganya yang mahal)
  • Beliau menyukai manisan, madu dan buah labu. Kadang-kadang sebulan atau dua bulan disalah satu rumahnya tidak ada asap dapur yang mengepul.
  • Beliau menerima hadiah dan tidak menerima sedekah
  • Beliau biasa mengesol sepatu, menjahit pakaian, membesuk orang sakit dan memenuhi undangan, baik orang kaya atau orang miskin
  • Tempat tidurnya terbuat dari kulit yang diisi dengan serabut pelepah kurma. Tidak banyak memiliki kesenangan dunia. Allah telah memberikan kunci-kunci kekayaan dunia tetapi beliau tidak mau mengambilnya dan memilih akherat
  • Banyak melakukan dzikir dan pikir
  • Tidak pernah tertawa lebar, tetapi hanya tersenyum. Pernah bergurau dan tidak mengatakan sesuatu kecuali yang benar
  • Senantiasa berlaku lemah lembut terhadap para sahabatnya, memuliakan orang-orang yang dimuliakan kaumnya dan mengangkatnya menjadi pemimpin mereka.

Responses

  1. aku akan berusaha menjalani hari ini, dan untuk seterusnya pribadi muhammad yang nomor satu. . .

    artikelnya bagus banget.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: