Oleh: muda99 | 14/04/2010

akhawatku sayang

Akhawatku sayang,
Kelibat mataku memandang tajam
Lantas butiran air mata jatuh berguguran
Melihat nasib pendukung agama
Yang lemas terus dibawa arus zaman,
“globalisasi dan modernisasi”
Lihatlah dirimu kini…
Wajah yang dulunya bersih,
Dari berbagai bentuk polesan dan taburan
Kini ramai coretan untaian dosa
Bibir yang dulunya suci
Diwarnai warna-warni yang menggiurkan
Hijab yang dulunya rapi
Kini ibarat senjata ampuh,
Turut kau salahgunakan..

Ya akhawati…
Kau perhatikan tempatmu kini
Seakan ajang pertandingan
Dengan pameran busana yang memukau
Ramai akan fashion dan warna gemerlap dunia
Melekatkan pandangan insan
Menggeserkan idealisme
Sekarang, siapa yang dianggap menarik?
Siapa yang dianggap cantik?
Siapa lagi yang mengundang perhatian?
Meski sadar, niat mulai berubah,
Meski fitrah tak sejalan perasaan

Akhawati…
Bukanlah cantiknya wanita itu,
Karena ramainya pujaan kaum adam
Bukan pula karena mahalnya pakaian yang kau kenakan tuk menutup auratmu
Bukan pula karena manja suaramu
Dan bukan karena kelembutan yang salah kau tempatkan
Dan cantiknya wanita,
Bukan karena keberanian yang salah dalam pandangan agamamu

Tapi akhawati..
Cantiknya wanita
Ada pada bibirmu yang basah untaian dzikir
Pada wajahmu yang bersinar dalam pendar cahaya wudhu
Pada hatimu yang penuh kasih dalam mena’atiNya
Pada pendirian yang kau pegang teguh untuk memperjuangkan agamamu
Kau tau,,
Betapa dunia banyak kehilangan madrasatul ummah,,
Dan semakin penat memenuhi ruang kehidupan
Karena sosok mereka yang hilang arah dan menjauhi tujuankehidupan
Ya akhawati…
Mengapa harus berbangga diri
Dengan segala bentuk fitnah duniawi?
Dan jiwamu yang suci
Janganlah engkau kotori dengan belitan nafsu
Bukankah jasad ini hanya pinjaman
Yang suatu saat kan di ambil pemiliknya?
Fitrah wanita memang,
Ia miliki kekuatan mengobarkan fitnah
Termaktub dalam ketetapanNya
Yang mampu meluluhkan iman, setiap yang bernama lelaki
Namun,
Bukanlah diskriminasi Tuhan
Atas penciptaanNya yang demikian
Karena bagaimanapun,
Engkau adalah mutiara yang bernilai
Yang seharusnya terjaga dalam kasihNya
Maka simpanlah kecantikanmu
Hanya kepada yang diizinkanNya menikmati
Bukankah pahala yang berlimpah untukmu
Telah pasti disiapkanNya?
Maka berteguh hatilah..
Bersama mereka yang teguh

(terinspirasi dari mutiara amaly vol.69)
jzk buat inspirasinya…(penulis asli tak tercantum..)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: